Bagaimana kami bisa membantu?
Knowledge base lengkap, panduan, dan referensi untuk tim Anda.
Baru kenal Oprex? Mulai di sini.
Tanpa istilah ribet, tanpa background developer โ kami bantu Anda mulai langkah demi langkah.
Pemula ๐ฑ
Baru kenal Oprex? Mulai di sini โ tanpa istilah ribet
Tentang Oprex
Apa itu Kinexa Oprex dan untuk siapa
Memulai
Setup pertama: organisasi, grup, proyek, dan anggota
Tiket & Issue
Cara melaporkan, melacak, dan menyelesaikan
Requirements & Specs
Specification โ Requirement โ TestCase chain
Tests & Coverage
TestCase, TestPlan, TestRun, Coverage Matrix
Milestone & Rilis
Plan rilis, scope, generate notes, ship
Anggota & Akses
Organisasi, unit, peran, dan inheritance
Integrasi
Webhooks, API keys, Forgejo Actions CI
AI & Liqaa
Classify, summarize, KB search, @mention Aini, AI Fill
Otomasi & Autopilot
Autopilot auto-repair, notifikasi WhatsApp, CI otomatis
Asset, Notes & Tags
Pustaka file pakai-ulang, catatan tempel, dan label lintas entitas
MCP & Memory
Hubungkan Claude Code/Cursor ke Oprex, dan bagaimana Oprex mengingat antar-sesi
Tagihan & Paket
Paket, harga, voucher, pembayaran via Transfer Bank
Pengujian UI (OTP)
Rekam klik jadi test case dengan extension Chrome, jalankan ulang otomatis
Data & Privasi
Masa tenggang, ekspor, hapus data (UU PDP), kuota AI
Kode Error
Arti setiap kode yang muncul di Oprex, dan langkah berikutnya
Artikel populer
Undang anggota tim
Bulk invite via email, set role per organisasi/grup/proyek, manage akses.
Tetap berada di dalam project saat bekerja
Membuka detail lalu menekan kembali kini memulangkan Anda ke daftar project, bukan ke daftar global.
Apa itu Kinexa Oprex?
Platform ALM/SDLC AI-native untuk tim middle-to-low di Indonesia โ semua dalam satu kanvas.
Kapan sebaiknya pakai Oprex?
Use case yang cocok dan kapan sebaiknya pilih tool lain.
Tidak menemukan jawaban?
Tim Kinexa siap membantu Anda โ respons dalam 1 jam kerja.